Sampai saat ini masih selalu kamu yang ada di dalam hati ini, walau hanya jauhmu yang bisa ku rengkuh.
Seseorang pernah berkata padaku " It is what it is. Accept it and move on" Move on.. dari kamu, inikah waktunya? Some people come into our lifes and quickly go. Begitupun kamu.. Begitu cepat kamu pergi, meninggalkan kenangan dan juga kehampaan. Kalaupun ini waktunya, kamu harus tau rasa ini ada dan nyata, aku mencintaimu di luar pemahaman, selesai! Dan aku bahagia. Dulu aku berpikir semuanya cukup ketika aku mencintaimu, tapi ternyata ada sisi diriku yang menginginkan lebih. Aku ingin memilikimu seutuhnya. Ahh bolehkah aku seegois ini? Tapi ternyata keegoisanku hanyalah harapan semata. Ketika aku tau, bukan hanya aku yang mencintaimu, tapi banyak orang. Kini kamu telah meninggalkanku, kami, orang-orang yang menyayangimu. Mungkin Tuhan lebih sayang padamu. Kamu tau, sampai saat ini, aku masih merindukanmu. Kamu adalah pelosok penjuru tempat rinduku selalu bertamu. Takan pernah bosan berkali-kali Tuhan ku rayu dengan doa yang tak berjeda satu nafaspun, ku sebut namamu agar kau tenang disana karena lenganku tak mampu untuk memelukmu saat ini. Terima kasih untuk rasa yang pernah ada.. Terima kasih untuk hal-hal indah yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.. Terima kasih untuk waktu yang pernah dilewati bersama.. Terima kasih pernah ada.. dan Terima kasih pernah mencintaiku.. Kini melodiku telah berhenti memainkan alunannya, meninggalkan nada-nada fals untuk aku dengarkan. Entah kapan aku akan menyapa merdu lagu yang pernah dimainkan. Karena sebuah lagu mengajarkan aku untuk dapat menikmati sebuah kerinduan dengan memutar ulang kenangan misalnya. Tentu saja "move on" ini berat kujalani. Tapi yakinlah.. Bahwa aku takkan pernah melupakanmu. Time flies, but memories last forever. Kamu adalah kenangan yang akan selalu tersimpan dalam rak masa laluku. 3-7-2015
MD
